Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle Part 1 mendapat rating cukup mengejutkan dari IGN. Media tersebut hanya memberi skor 6 dari 10, dengan catatan kritik yang cukup tajam.
Film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle Part 1 sendiri adalah bagian pertama dari trilogi Infinity Castle.
Media IGN mengungkapkan masalah utama berupa pacing yang dianggap horrendous atau sangat buruk. Selain itu, cerita film dinilai belum lengkap sehingga kurang pantas disebut sebagai film utuh.
Namun, beberapa adegan pertarungan dalam film berhasil memberikan kepuasan. Beberapa adegan aksi dianggap mampu membayar penantian penggemar terhadap perkembangan karakter.
- Crunchyroll Vs Amazon Gara-gara Unggah Versi Belum Selesai dari Strange Fake
- Anime ‘Sentenced to Be a Hero’ Rilis Key Visual Terbaru, Tayang Januari 2026 di Crunchyroll
- Amazon Prime Video Resmi Hapus Dubbing AI Bahasa Spanyol untuk Vinland Saga
- Reze Dance Chainsaw Man Jadi Tweet Anime Paling Disukai Sepanjang Sejarah X
- Studio GAINAX Resmi Dibubarkan Setelah 42 Tahun, Hak Karya Dikembalikan ke Kreator
Sejak dirilis, film ini memang sudah menimbulkan perdebatan di kalangan fans. Ada yang tetap memuji kualitas animasi, namun sebagian lain kecewa dengan struktur ceritanya.
IGN menegaskan bahwa permasalahan utama bukan terletak pada visual. Justru kekurangan terbesar ada pada penyampaian narasi yang tidak selesai.
Di media sosial, banyak warganet memberikan tanggapan beragam terhadap skor 6/10 ini. Beberapa menganggap penilaian tersebut adil, sementara lainnya merasa terlalu keras.
Komentar pedas muncul, salah satunya menyoroti bahwa film memang hanya bagian dari tiga cerita. Menurut mereka, tidak adil jika disebut incomplete karena memang formatnya sudah dibagi.
Namun demikian, kritik IGN bisa menjadi catatan penting bagi pihak produksi. Ekspektasi tinggi penggemar terhadap adaptasi akhir Demon Slayer membuat standar penilaian semakin ketat.
Dengan skor yang hanya 6 menurut IGN, perjalanan Infinity Castle masih ditunggu di bagian berikutnya. Penggemar berharap dua film selanjutnya bisa memberikan penutup epik sesuai harapan.
